Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-06 17:33:22【Kabar Kuliner】290 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(3173)
Artikel Terkait
- BSI target nilai bisnis emas mencapai Rp100 triliun pada 2030
- Bupati Mimika: Lebih dari 3.000 pelajar menikmati program MBG
- Kemenperin catat ragam komitmen investasi industri di World Expo Osaka
- Kadin Jatim tingkatkan profesionalisme tenaga SPPG dengan pelatihan
- Rekomendasi tanaman hias daun lebar yang bikin rumah lebih hidup
- China catat pertumbuhan konsumsi yang stabil di liburan Hari Nasional
- SPPG Kepri hentikan dua dapur MBG setelah hasil lab positif bakteri
- Jelang akhir tahun, simak 8 ide liburan yang ngak biasa dan seru
- Kemendes: Kebutuhan Makan Bergizi Gratis diharapkan disuplai dari desa
- 50 korban kebakaran rumah di Tambora Jakbar mengungsi
Resep Populer
Rekomendasi

Pemprov Jateng: MBG telah sasar 6,3 juta penerima manfaat

Pesawat Smart Air tergelincir di Papua Pegunungan

Wamendukbangga tekankan pentingnya perketat SOP di dapur SPPG

Muzani minta PIRA Gerindra sukseskan program MBG Presiden Prabowo

Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus

Kemenperin catat ragam komitmen investasi industri di World Expo Osaka

Kemenkes: Siklus penularan cacingan mudah diputus dengan kebersihan

PBB Siap tingkatkan bantuan bagi warga Gaza usai gencatan senjata